Program Makan Bergizi Gratis Mandiri di PPU Gagal Hadir

Potret MBG yang tengah disiapkan oleh SPPG di PU. (Berby/Idea News)

Ideanews.co, Penajam — Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) secara resmi meniadakan program Makan Bergizi Gratis (MBG) Mandiri untuk seluruh sekolah di wilayah PPU. Keputusan tersebut diambil untuk mencegah terjadinya tumpang tindih dengan program serupa yang sudah dijalankan pemerintah pusat.

Kepala Dinas Pendidikan dan Olahraga (Disdikpora) PPU, Andi Singkerru, mengatakan penghapusan program ini dilakukan setelah mempertimbangkan risiko besar terhadap keuangan daerah.

“MBG Mandiri kita tiadakan. Tidak jadi dilaksanakan karena berisiko tumpang tindih. Itu sudah disarankan,” ujar Andi.

Menurutnya, potensi tumpang tindih dapat berujung pada temuan audit dan mewajibkan pemerintah daerah mengembalikan anggaran yang dinilai tidak sesuai ketentuan.

“Bayangkan kalau tumpang tindih, BPK akan minta dikembalikan hari itu juga. Risiko terlalu besar. Yang tumpang tindih saja harus dikembalikan, apalagi kalau kita jalankan semua,” tegasnya.

Andi juga menyinggung insiden di Kecamatan Sepaku sebagai ilustrasi. Saat itu, distribusi MBG sempat bermasalah karena adanya misinformasi dan perubahan jadwal sekolah. MBG tetap dikirim ke sekolah yang ternyata sedang libur, sehingga sekitar 1.000 paket tidak tersalurkan dan harus dialihkan mendadak ke sekolah lain.

“Itu kesalahan teknis. Mereka rapat KKG, sekolah libur, barang terlanjur datang. Kalau sampai tumpang tindih dengan program lain, kita yang repot,” jelasnya.

Dengan dibatalkannya MBG Mandiri, Andi menyebut anggaran yang sebelumnya disiapkan dapat dialokasikan ke program lain yang lebih aman dan prioritas.

“Artinya bisa dimanfaatkan ke program lain. Apalagi program makan bergizi dari pusat sudah ada,” pungkasnya. (Adv/Bey)

Related posts

banner 868x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *