Disdikpora PPU Perkuat Pendidikan Karakter dan Sistem Antikekerasan di Sekolah

Kasi Pendidikan Disdikpora PPU, Suharti. (Berby/Idea News)

Ideanews.co, Penajam — Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) terus memperkuat strategi pembinaan karakter peserta didik sekaligus mempertegas langkah pencegahan kekerasan di sekolah-sekolah jenjang SD dan SMP.

Kasi Pendidikan Disdikpora PPU, Suharti, menyebut pendidikan karakter kini membutuhkan kolaborasi yang lebih kuat antara sekolah, keluarga, dan masyarakat. Dorongan itu muncul seiring meningkatnya berbagai kasus kenakalan pelajar yang terjadi secara nasional.

“Upaya pencegahan terus kami lakukan. Salah satunya melalui pelatihan bagi guru terkait pencegahan kekerasan di satuan pendidikan,” ujar Suharti, Senin (1/12).

Disdikpora menjelaskan, sejak 2023–2024 seluruh sekolah telah membentuk Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Satuan Pendidikan (TPPKSP). Di tingkat kabupaten, pemerintah juga mengaktifkan Satgas PPKSP melalui Surat Keputusan Bupati, yang melibatkan sejumlah OPD terkait.

“Dengan adanya tim ini, masing-masing unsur dapat menjalankan fungsi dan tugasnya. Jika terjadi kenakalan atau peristiwa yang tidak diinginkan, bisa segera ditangani,” imbuhnya.

Suharti menegaskan bahwa sekolah bukan satu-satunya pusat pembentukan karakter. Di satuan pendidikan, nilai-nilai karakter telah diajarkan melalui berbagai mata pelajaran dan layanan, seperti Pendidikan Pancasila, Pendidikan Agama, hingga Bimbingan Konseling.

“Namun pembentukan karakter anak tidak sepenuhnya bisa dibebankan kepada sekolah. Lingkungan rumah tetap menjadi faktor yang paling menentukan,” tegasnya.

Disdikpora berharap upaya penguatan karakter sekaligus pencegahan kekerasan ini dapat menciptakan lingkungan belajar yang lebih aman, nyaman, dan mendukung tumbuh kembang pelajar di PPU. (Adv/Bey)

Related posts

banner 868x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *