Ideanews.co, Penajam – Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) segera menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Kemiskinan Daerah (BLTKD) semester kedua. Saat ini, proses verifikasi dan pemutakhiran data penerima tengah dilakukan untuk memastikan bantuan tepat sasaran.
Kepala Dinsos PPU, Ainie, mengatakan penyaluran semester kedua merupakan kelanjutan program bantuan yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Pada semester pertama, bantuan telah disalurkan kepada lebih dari 500 penerima.
“Penyaluran semester pertama kemarin sudah kita salurkan. Untuk semester dua ini akan kita salurkan kembali, dan kemungkinan ada perubahan,” kata Ainie, Jumat (9/10/2026).
Ia menjelaskan, perubahan data dilakukan berdasarkan penyesuaian desil atau tingkat kesejahteraan masyarakat. Hasil verifikasi bersama pemerintah kelurahan dan desa menunjukkan sekitar 80 nama mengalami perubahan status, baik penerima baru maupun penerima yang tidak lagi masuk daftar.
“Perubahannya ada sekitar 80-an. Ada yang keluar dan ada yang masuk. Kita lakukan verifikasi ulang bersama lurah dan desa untuk memastikan kondisi riil penerima di lapangan,” jelasnya.
Setiap penerima BLTKD memperoleh bantuan Rp270.000 per bulan yang ditransfer langsung ke rekening masing-masing. Penyaluran dilakukan setiap enam bulan. Program ini menyasar warga kurang mampu yang tidak menerima bantuan sosial dari pemerintah pusat, seperti Program Keluarga Harapan (PKH) dan bantuan sembako.
Dinsos PPU juga menerima sekitar delapan laporan terkait dugaan keterlibatan penerima bantuan dalam judi online. Setelah diklarifikasi, sebagian kasus diduga berkaitan dengan penyalahgunaan data oleh pihak lain.
Ainie meminta masyarakat segera melapor jika menemukan indikasi penyalahgunaan data pribadi. Klarifikasi diperlukan agar hak penerima bantuan tidak terganggu akibat tindakan pihak yang tidak bertanggung jawab. (Adv/Nad)









