Habibi Desak DPRD Kutim Maksimalkan Pengawasan dan Anggaran Penanganan Karhutla

Ketua Pemuda Kutim Hebat, Habibi. (Ist)

Ideanews.co, Kutai Timur – Ketua Pemuda Kutim Hebat, Habibi, mendorong DPRD Kabupaten Kutai Timur (Kutim) memaksimalkan fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan untuk memperkuat upaya pencegahan serta penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Menurut Habibi, ancaman karhutla tidak cukup ditangani melalui pemadaman ketika api muncul. Diperlukan langkah pencegahan yang terencana, dukungan anggaran memadai, serta koordinasi lintas sektor agar kebakaran tidak terus berulang dan berdampak luas terhadap masyarakat.

Bacaan Lainnya

Ia menilai DPRD memiliki posisi strategis untuk memastikan pemerintah daerah, khususnya Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), menjalankan tugas secara optimal, responsif, dan terkoordinasi dalam menghadapi karhutla.

“Kami mengapresiasi kerja keras pemerintah daerah, TNI, Polri, BPBD, dan seluruh unsur terkait yang terus bergerak memadamkan api. Namun, DPRD Kutim juga harus lebih aktif menjalankan fungsi pengawasan dan penganggaran agar penanganan karhutla berjalan sistematis dan berkelanjutan,” ujar Habibi dalam keterangannya di Sangatta, Selasa (13/10/2026).

Habibi menekankan lima hal yang perlu menjadi perhatian DPRD Kutim, yakni pengawasan terhadap kinerja BPBD, perjuangan alokasi anggaran yang tepat sasaran, perlindungan kesehatan dan keselamatan masyarakat, pengawalan penegakan hukum terhadap pelaku pembakaran, serta penguatan edukasi dan evaluasi program pencegahan.

Menurutnya, dukungan anggaran harus mampu menunjang kebutuhan peralatan, operasional pemadaman, dan kesiapsiagaan petugas di lapangan. Sementara itu, masyarakat juga perlu mendapatkan perlindungan dari dampak asap yang berisiko mengganggu kesehatan, terutama anak-anak dan kelompok rentan.

“DPRD harus menjadi mitra kritis sekaligus konstruktif bagi pemerintah daerah. Pastikan BPBD bekerja optimal, anggaran tersedia, masyarakat terlindungi, hukum ditegakkan, dan pencegahan diperkuat,” tegasnya.

Selain itu, Pemuda Kutim Hebat mendorong DPRD melakukan kunjungan kerja ke wilayah rawan karhutla, menyerap aspirasi masyarakat, serta mengevaluasi efektivitas program mitigasi yang telah dilaksanakan.

Habibi menegaskan, pemuda siap bersinergi dalam upaya pencegahan karhutla. Ia mengajak masyarakat tidak membuka lahan dengan cara membakar dan segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan titik api.

Menurutnya, keterlibatan semua pihak diperlukan agar penanganan karhutla tidak hanya berfokus pada pemadaman, tetapi juga mampu melindungi lingkungan, kesehatan masyarakat, dan perekonomian daerah. (Tim Redaksi)

Pos terkait

banner 868x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *