Ideanews.co, Samarinda – Abdul Giaz, Anggota Komisi II DPRD Kalimantan Timur, menyerukan perang melawan judi online dan penyebaran hoaks. Dalam kunjungan resesnya ke Kelurahan Karang Mumus, Kamis (3/7), politisi ini mendesak pemerintah dan aparat menindak tegas kedua praktik negatif tersebut sembari mengajak generasi muda mengisi waktu dengan aktivitas positif.
Giaz mengapresiasi kegiatan warga seperti jalan santai dalam rangka HUT RI dan tradisi pembagian Bubur Asyura gratis di Langgar Al Falah, Jalan Muso Salim.
“Bagi masyarakat Samarinda yang ingin mendapatkan Bubur Asyura gratis, silakan datang langsung ke Langgar Al Falah besok. Pembagian dimulai sekitar pukul 11.00 siang,” ajaknya.
Merespons beredarnya kabar palsu di wilayah tersebut, Giaz menegaskan: “Saya telah memverifikasi langsung ke Pak RT dan warga Karang Mumus. Alhamdulillah, informasi itu terbukti hoaks. Pernyataan ini berdasarkan konfirmasi resmi warga dan RT setempat.” Ujarnya.
Menyoroti ancaman judi online dan narkoba, Giaz berpesan kepada pemuda Kaltim: “Teruslah berinovasi dalam hal positif. Kalianlah calon penerus kepemimpinan daerah. Jangan sampai terjerumus! Saya mendesak aparat dan pemerintah memberantas judi online secara sistematis.”
Giaz mengusulkan solusi konkret kepada Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo): “Judi online bisa ditanggulangi dengan memblokir server atau aksesnya. Prinsipnya sama seperti pemblokiran konten terlarang (seperti pornografi) di platform digital. Dukungan teknis dari pemerintah mutlak diperlukan.”
Kunjungan reses ini menegaskan komitmen Giaz dalam menyerap aspirasi masyarakat sekaligus memberikan solusi protektif bagi generasi muda dari ancaman hoaks, narkoba, dan judi online. (Adv)









