PPU Genjot Perlindungan Pekerja Rentan, Sosialisasi Disnakertrans Dimulai dari Penajam

Ernawati, Kepala Bidang Hubungan Industrial (HI) di Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU). (Berby/Idea News)

Ideanews.co, Penajam – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) kembali menggerakkan program perlindungan bagi pekerja rentan. Melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans), sosialisasi Jaminan Sosial Ketenagakerjaan mulai digelar bergiliran dari desa hingga tingkat RT.

Kecamatan Penajam menjadi lokasi awal kegiatan. Sosialisasi berlangsung di Aula Lantai I Kantor Bupati PPU, Selasa, 18 November 2025, dipimpin Kepala Bidang Hubungan Industrial Disnakertrans PPU, Ernawati, mewakili Kepala Dinas Marjani.

Ernawati menegaskan bahwa perlindungan bagi pekerja rentan merupakan salah satu prioritas Bupati PPU, Mudyat Noor. Program ini menyasar warga yang menggantungkan hidup dari pekerjaan serabutan tanpa pemberi kerja.

“Pekerja rentan itu yang tidak punya pemberi kerja, yang serabutan. Program ini menanggung mereka lewat BPJS Ketenagakerjaan,” ujar Ernawati.

Program ini tidak dipusatkan dalam satu kegiatan saja. Tim Disnakertrans turun langsung ke wilayah-wilayah, termasuk desa pesisir. Sebelumnya, sosialisasi serupa digelar di Lantai 3 Kantor Bupati PPU untuk warga pesisir.

“Besok kami lanjut ke Kecamatan Babulu,” tambah Ernawati.

Ernawati menjelaskan, total pekerja rentan yang menjadi sasaran perlindungan mencapai 20 ribu orang.

Angkanya berasal dari 15 ribu peserta yang dicover melalui anggaran murni APBD, dan tambahan 5 ribu peserta melalui APBD Perubahan 2025.

“Jadi semuanya 20 ribu peserta yang akan kita jamin melalui APBD,” tegasnya.

Program perlindungan ini menyasar pekerja yang rentan terhadap risiko kerja tanpa jaminan, seperti tukang ojek, motoris speed boat, penggali kubur, hingga pekerja perempuan yang menjadi tulang punggung keluarga. (Adv/Bey)

Related posts

banner 868x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *