138 Karya Anak Muda Samarinda Tantang Ulang Cara Kota Hadapi Banjir

Horizon Mulawarman 2025. (Ist)

Ideanews.co, Samarinda — Gelaran Horizon Mulawarman 2025 resmi dibuka pada Sabtu, (15/11/2025) menandai dimulainya rangkaian sayembara arsitektur tahunan yang kembali menjadi wadah eksplorasi gagasan bagi arsitek muda.

Tahun ini, sebanyak 138 karya desain dipamerkan angka yang disebut panitia sebagai salah satu pencapaian tertinggi sejak kegiatan ini pertama kali digelar.

Mengusung tema “Unexpected Space: Eksplorasi Arsitektur dalam Kota yang Bersahabat dengan Air”, para peserta menghadirkan rancangan yang menantang cara konvensional kota memandang ruang.

Karya yang dipresentasikan terbentang dari konsep penataan kawasan, desain ruang adaptif berbasis air, hingga integrasi ruang publik dengan sistem mitigasi banjir.

Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Arsitektur (Himarsi) Universitas Mulawarman, Faiz, menyebut Horizon Mulawarman telah menjelma menjadi ruang produktif yang melampaui sekadar kegiatan internal kampus.

“Ini bukan lagi agenda rutin semata. Horizon telah tumbuh menjadi ruang tempat gagasan besar lahir, terutama dari mahasiswa yang ingin memberikan solusi bagi kota mereka,” ujarnya.

Menurut Faiz, tingginya partisipasi menunjukkan bahwa isu banjir Samarinda telah menjadi medan eksplorasi desain yang menantang sekaligus relevan bagi generasi muda.

Lonjakan karya yang masuk juga memperlihatkan bahwa Horizon semakin dikenal luas sebagai ajang pamer kreativitas arsitektur.

“Setiap tahun pesertanya bertambah. Banyak mahasiswa merasa ini kesempatan untuk menunjukkan kemampuan mereka, sekaligus bentuk kepedulian terhadap Samarinda,” kata dia.

Ia menegaskan bahwa Horizon Mulawarman akan terus dikembangkan sebagai ruang kolaboratif antara mahasiswa, masyarakat, dan pemangku kebijakan.

Tujuannya, agar ide-ide yang lahir tidak hanya berhenti sebagai konsep, tetapi dapat mendorong arah penataan kota.

“Kami percaya gagasan bisa datang dari mana saja. Selama ada dukungan masyarakat dan pemerintah, kami akan terus mendorong peran arsitektur dalam memecahkan persoalan daerah,” tutupnya. (Bey)

Related posts

banner 868x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *