Ideanews.co, Samarinda – Musyawarah Daerah (Musda) DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kalimantan Timur akan digelar pada 8 September 2025 di Hotel Grand Senyiur, Balikpapan.
Panitia menegaskan agenda lima tahunan ini bukan sekadar ajang pergantian kepemimpinan, tetapi juga ruang konsolidasi gagasan pemuda di Kaltim.
Ketua Panitia Musda, Ashan Putra Pradana, mengungkapkan bahwa persiapan sudah memasuki tahap akhir. Mulai dari Rapimda, penjaringan calon ketua, hingga penyusunan tata tertib sidang pleno. Menurutnya, Musda harus menjadi forum demokratis dan inklusif.
“Musda bukan hanya seremonial. Kami ingin forum ini benar-benar melahirkan pemimpin muda yang progresif, serta menjadi wadah menyatukan gagasan pemuda Kaltim,” jelas Ashan, Senin (25/8/2025).
Sebelumnya, panitia telah menggelar lomba sayembara logo Musda. Ashan menilai langkah itu penting untuk melibatkan partisipasi generasi muda sejak awal.
Logo, katanya, bukan sekadar simbol, melainkan representasi keterlibatan anak muda dalam agenda pemuda terbesar di Kaltim.
“Pemenangnya sedang dalam tahap penilaian. Kami ingin anak-anak muda merasa memiliki Musda ini,” ujarnya.
Untuk proses pemilihan Ketua DPD KNPI Kaltim, pendaftaran resmi dibuka mulai 26 Agustus hingga awal September 2025. Panitia memastikan seluruh mekanisme berjalan transparan dan terbuka bagi siapa pun yang memenuhi persyaratan.
“Musda adalah wadah demokrasi pemuda. Selama syarat dipenuhi, semua berhak ikut berkompetisi secara sehat,” tegas Ashan.
Ia menambahkan, koordinasi dengan berbagai pihak juga terus dilakukan agar jalannya Musda berlangsung tertib, aman, dan produktif.
Ashan mengajak seluruh organisasi kepemudaan (OKP) serta perwakilan daerah di Kaltim untuk berpartisipasi aktif.
“Semangatnya adalah kebersamaan. Kami ingin Musda ini menghasilkan keputusan strategis, mempererat persaudaraan, dan meneguhkan peran pemuda dalam pembangunan daerah,” pungkasnya. (*)









