Ideanews.co, Penajam – Nasib malang menimpa Z, seorang remaja berusia 14 tahun asal Kecamatan Babulu, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU). Ia menjadi korban penusukan oleh seorang pria berinisial H (27) orang yang justru dikenal oleh keluarganya sendiri.
Kejadian memilukan itu terjadi sekitar tiga minggu lalu, saat pelaku H datang ke rumah keluarga Z dengan niat mencari orang tua korban.
Diketahui, antara pelaku dan orang tua Z sempat terjadi perselisihan terkait masalah pribadi yang berujung emosi.
Namun ketika situasi memanas, orang tua Z melarikan diri. Nahas, pelaku justru melampiaskan kemarahan kepada Z, anak yang sama sekali tidak tahu-menahu persoalan orang dewasa itu.
“Pelaku datang karena ada masalah dengan orang tua korban. Tapi karena orang tuanya kabur, anaknya yang malah dijadikan sasaran,” ungkap Kanit Reskrim Polsek Babulu, Ipda Adi Nusa Prasetyo, Jumat (7/11/2025) sore, di Polres PPU.
Dengan menggunakan pisau dapur jenis pekepet, H menusuk korban hingga tiga kali di bagian punggung. Luka sepanjang sekitar lima sentimeter itu nyaris merenggut nyawa Z.
Beruntung, warga yang mendengar keributan segera datang dan membawa korban ke fasilitas kesehatan terdekat. Berkat pertolongan cepat, nyawanya berhasil diselamatkan.
“Anaknya mengalami tiga tusukan, tapi alhamdulillah sudah membaik. Kami juga pastikan ada pendampingan psikologis dari Dinas Sosial karena korban ini masih anak di bawah umur,” tambah Adi.
Pelaku H sendiri telah diamankan oleh Unit Reskrim Polsek Babulu dan dijerat dengan Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan, dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara.
“Kami pastikan proses hukum terus berjalan. Korban juga mendapat perhatian khusus karena termasuk ABH (anak berhadapan dengan hukum),” tutup Adi. (Bey)







