Pemira Fakultas Syariah UINSI Samarinda Sempat Memanas, SEMA Lakukan Penyelidikan

Suasana Pemira Fakultas Syariah UINSI Samarinda. (Ist)

Ideanews.co, Samarinda — Proses Pemilihan Mahasiswa Raya (Pemira) Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris (UINSI) Samarinda sempat diwarnai ketegangan saat tahapan rekapitulasi suara berlangsung.

Situasi memanas terjadi di lokasi penghitungan suara dan sempat mengganggu jalannya proses demokrasi mahasiswa tersebut.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, ketegangan dipicu oleh aktivitas sejumlah individu yang tergabung dalam tim pemenangan pasangan calon nomor urut 02.

Menariknya, mayoritas tim sukses yang hadir dan terlibat dalam dinamika tersebut diketahui bukan berasal dari Fakultas Syariah, melainkan dari fakultas lain.

Kondisi ini memunculkan sorotan dari kalangan mahasiswa, mengingat Pemira Fakultas Syariah merupakan agenda demokrasi internal yang idealnya dijalankan secara tertib, kondusif, dan melibatkan unsur fakultas terkait.

Di sisi lain, mencuat pula isu dugaan adanya surat suara yang telah tercoblos sebelum seluruh tahapan pemungutan dan penghitungan suara dinyatakan selesai. Menanggapi hal tersebut, Senat Mahasiswa (SEMA) Fakultas Syariah menegaskan bahwa pihaknya masih melakukan penyelidikan dan pendalaman terhadap temuan tersebut.

SEMA menyampaikan telah berkoordinasi dengan panitia Pemira serta pihak-pihak terkait untuk mengungkap fakta secara objektif dan berimbang. Langkah ini dilakukan guna memastikan proses Pemira berjalan sesuai prinsip kejujuran dan keadilan.

Meski situasi sempat memanas, kedua pasangan calon akhirnya mencapai kesepakatan bersama untuk melanjutkan seluruh tahapan Pemira.

Berdasarkan kesepakatan tersebut, proses perhitungan suara akan kembali dilaksanakan pada pukul 13.00 WITA, dengan ketentuan seluruh kotak suara dipastikan dalam kondisi aman dan steril. Pengawasan juga akan diperketat oleh panitia serta saksi dari masing-masing pasangan calon.

Dengan tercapainya kesepakatan ini, seluruh elemen mahasiswa diharapkan dapat menahan diri dan mengedepankan etika serta kedewasaan dalam berdemokrasi, sehingga Pemira Fakultas Syariah UINSI Samarinda dapat berlangsung secara jujur, adil, dan bertanggung jawab. (Bey)

Related posts

banner 868x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *