Arah Baru KAHMI Kaltim : Tujuh Presidium, Satu Kendaraan, Lima Tahun Perjalanan

Tujuh Presidium, Satu Kendaraan, Lima Tahun Perjalanan. (Ideanews.co)

Ideanews.co, Samarinda – Sebuah kendaraan baru saja meninggalkan terminal.

Mesinnya menyala. Penumpangnya sudah lengkap. Jalannya terbentang panjang, dengan tikungan, tanjakan, persimpangan, bahkan mungkin jalan berlubang yang belum terlihat dari kejauhan.

Bacaan Lainnya

Kendaraan itu bernama KAHMI Kaltim.

Di kursi pengemudi dan ruang kendalinya kini ada tujuh orang: H. Marwan, Prof. H.M. Aswin, H. Sigit Wibowo, Mohammad Jaelani, H. Mudiyat Nuur, Dr. H. Murjani Zuhri dan Abrianto Amin.

Mereka mendapat mandat membawa kendaraan itu selama lima tahun, 2026-2031.

Musyawarah Wilayah KAHMI Kaltim yang berakhir pada 26 September 2026 di Samarinda memang telah memilih tujuh presidium. Tetapi pekerjaan sesungguhnya justru dimulai setelah musyawarah berakhir.

Sebab memimpin organisasi bukan sekadar duduk di kursi presidium.

Ia adalah perjalanan.

Dan perjalanan lima tahun ke depan bukan perjalanan biasa.

Kalimantan Timur sedang berubah.

Ada Ibu Kota Nusantara yang terus tumbuh. Ada perubahan ekonomi, investasi, pembangunan infrastruktur, pendidikan, lingkungan, lapangan kerja, masyarakat lokal dan masa depan generasi muda yang ikut dipertaruhkan.

Di tengah jalan yang sedang berubah itulah tujuh presidium KAHMI Kaltim harus membawa kendaraan organisasi ini.

Pertanyaannya sederhana:

Ke mana kendaraan ini akan diarahkan?

Ada satu perubahan penting dalam perjalanan KAHMI Kaltim.

Pada periode sebelumnya, organisasi berjalan dengan lima presidium. Kini jumlah itu bertambah menjadi tujuh.

Tetapi tujuh bukan sekadar angka.

Tujuh berarti lebih, para anggota menanti jawaban itu. (Tim Redaksi)

Pos terkait

banner 868x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *