Jembatan Sungai Riko PPU Diproyeksi Rp1,2 Triliun, Bentang 800 Meter

Ilustrasi Jembatan Sungai Riko, PPU. (Idnews)

Ideanews.co, Penajam – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mendorong rencana pembangunan Jembatan Sungai Riko sebagai bagian dari penguatan konektivitas kawasan. Infrastruktur ini diproyeksikan menjadi jalur alternatif yang mendukung mobilitas masyarakat sekaligus aktivitas ekonomi di sekitar kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN).

Bupati PPU Mudyat Noor mengatakan rencana tersebut telah disampaikan dalam audiensi dengan pemerintah pusat. Jembatan dirancang menggunakan konsep cable stayed dengan panjang sekitar 800 meter dan dua tower utama.

Bacaan Lainnya

Bentang utama jembatan diperkirakan mencapai 500 meter. Sementara nilai investasi keseluruhan proyek diproyeksikan sekitar Rp1,2 triliun.

“Jembatan Sungai Riko, pelabuhan, kemudian jalan coastal road, kemudian jalan lingkar yang menghubungkan antara kabupaten dengan kabupaten yang lain untuk mencari jalan alternatif selain jalan yang ada,” kata Mudyat, Senin (5/10/2026).

Pembangunan jembatan tersebut juga direncanakan terintegrasi dengan jalan akses sepanjang kurang lebih sembilan kilometer. Jalan beton itu dirancang memiliki dua lajur dengan lebar sekitar 3,5 meter per lajur serta bahu jalan.

Keberadaan akses baru tersebut diharapkan dapat memperpendek dan memperlancar pergerakan masyarakat maupun distribusi barang dan jasa. Pemkab PPU juga melihat proyek ini sebagai salah satu pendukung perkembangan kawasan penyangga IKN.

Namun, rencana tersebut masih membutuhkan penyelesaian tahapan perencanaan. Penyusunan Detail Engineering Design (DED) belum mendapatkan kepastian setelah anggaran yang diusulkan melalui pemerintah provinsi terkena efisiensi.

Mudyat menyebut kebutuhan anggaran untuk penyusunan DED sekitar Rp2,5 miliar. Pemkab PPU telah berkomunikasi dengan pemerintah provinsi agar proses perencanaan dapat dilanjutkan.

“Usulan itu sudah masuk ke provinsi. Tapi kemudian oleh provinsi terkena efisiensi. Padahal anggarannya itu hanya sekitar Rp2,5 miliar,” ujarnya.

Meski masih berada pada tahap perencanaan, Pemkab PPU berharap Jembatan Sungai Riko dapat direalisasikan sebagai infrastruktur strategis untuk membuka akses baru, memperkuat konektivitas antarwilayah, dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. (Adv/Nad)

Pos terkait

banner 868x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *