Ideanews.co, Kutai Timur – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) terus mempersiapkan rencana pembangunan museum daerah. Pada tahap awal, pemerintah menargetkan pematangan lahan dapat terlaksana pada 2026 sebagai persiapan untuk memulai pembangunan fisik pada tahun berikutnya.
Kepala Bidang Kebudayaan Kutim, Ilham, mengatakan pembangunan Museum Kutai Timur tetap menjadi salah satu program yang diperjuangkan pemerintah daerah. Namun, pelaksanaannya membutuhkan tahapan yang disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah.
“Program kita bagaimana supaya Museum Kutai Timur ini segera terwujud. Pak Kepala Dinas sudah melaporkan kepada Pak Bupati, tahun ini kita mulai pematangan lahan dan harapannya tahun depan pembangunan fisiknya sudah bisa dilakukan,” ujar Ilham. Rabu, (4/11/2026).
Selain menyiapkan lahan, Pemkab Kutim juga berupaya mencari sumber pendanaan alternatif untuk merealisasikan pembangunan tersebut. Di tengah kebijakan efisiensi anggaran, pemerintah daerah telah menyampaikan usulan pembiayaan pembangunan fisik museum kepada Kementerian Kebudayaan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Ilham menjelaskan, dukungan pemerintah pusat diharapkan dapat membantu mempercepat realisasi pembangunan. Dengan adanya tambahan pembiayaan, pemerintah daerah memiliki peluang untuk melanjutkan tahapan pembangunan sesuai rencana.
“Kemarin Pak Kadis juga mendorong agar pembangunan museum ini bisa dibiayai APBN. Kita sudah menyampaikannya ke Kementerian Kebudayaan, mudah-mudahan pemerintah pusat dapat membantu pembangunan fisiknya,” jelasnya.
Meski demikian, Ilham menyebut pelaksanaan pembangunan tetap bergantung pada ketersediaan anggaran. Pemkab Kutim akan melanjutkan persiapan awal sesuai kemampuan keuangan daerah sambil menunggu kepastian dukungan pendanaan dari pemerintah pusat.
Keberadaan Museum Kutai Timur nantinya diharapkan menjadi ruang pelestarian kebudayaan sekaligus sarana memperkenalkan sejarah dan kekayaan daerah kepada masyarakat, khususnya generasi mendatang. (Adv)









