Ideanews.co, Samarinda – Anggota Komisi II DPRD Kalimantan Timur (Kaltim), Firnadi Ikhsan, mengungkapkan hasil positif dari kunjungan kerja ke Hotel Blue Sky di Jakarta.
Aset strategis milik Pemprov Kaltim yang sebelumnya dikenal sebagai Wisma Kaltim itu kini telah bertransformasi menjadi hotel berbintang dan memberikan kontribusi signifikan.
“Di Blue Sky, kami mendapati bahwa aset kita di Jakarta yang dulunya Wisma Kaltim, kini telah berhasil dikelola menjadi hotel melalui kerja sama antara Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kaltim, PT Mustika Bina Swadaya (MBS), dengan PT Blue Sky Pandurata,” jelas Firnadi Ikhsan, Senin (7/7).
Politisi daerah pemilihan (dapil) Kaltim itu menekankan nilai strategis kepemilikan aset di ibu kota.
“Tidak mudah memiliki aset di Jakarta yang kemudian bisa dikelola secara profesional. Melalui PT Blue Sky Pandurata, aset ini telah beroperasi sebagai hotel sejak sekitar tahun 2009, atau hampir 15 tahun,” ungkap Ikhsan.
Firnadi Ikhsan juga menyoroti perkembangan terbaru pengelola hotel.
“Kami mendapat informasi tentang progres yang dilakukan PT Blue Sky Pandurata. Mereka sedang melakukan renovasi dan berbagai penyesuaian untuk meningkatkan daya saing di kawasan yang memang dipadati hotel-hotel berkelas,” kata Firnadi Ikhsan.
Meski menghadapi persaingan ketat, anggota DPRD Kaltim ini menilai kinerja pengelolaan aset tersebut sudah cukup baik.
“Saat ini, mereka telah menyumbangkan biaya tetap (fixed cost) secara konsisten ke APBD Kaltim sebesar Rp900 miliar per tahun,” tegas Firnadi Ikhsan.
Lebih lanjut, Firnadi Ikhsan menyampaikan harapan untuk peningkatan kontribusi di masa depan.
“Selain biaya tetap yang sudah berjalan baik, kami berharap bagi hasil dari pengelolaan hotel ini bisa ditingkatkan. Tujuannya agar kontribusinya benar-benar menambah pundi-pundi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kaltim secara lebih signifikan,” tutup Firnadi Ikhsan, mengapresiasi kerja sama pengelolaan yang telah berjalan lancar. (Adv)









