Ideanews.co, Samarinda – Penyelenggaraan Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Kalimantan Timur tahun 2025 dipastikan hanya mempertandingkan 14 cabang olahraga (cabor).
Keputusan ini diambil oleh Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim bersama pemerintah daerah tuan rumah sebagai langkah efisiensi dan menyesuaikan dengan kesiapan sarana serta anggaran.
Kepala Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Dispora Kaltim, Rasman Rading, menyampaikan bahwa jumlah cabor yang dipertandingkan disesuaikan dengan kondisi terkini agar pelaksanaan kompetisi berjalan lancar dan maksimal.
“Dari total 21 cabor yang biasa dipertandingkan di POPNAS, kami fokus pada 14 cabang yang paling siap dari segi atlet dan fasilitas. Ada pula dua cabor tambahan untuk ekshibisi, yaitu Piki World dan Wood World, namun keduanya tidak masuk kategori medali,” ujar Rasman (10/7/2025).
Menurut Rasman, keputusan tersebut merupakan hasil pembahasan bersama yang mempertimbangkan kondisi fiskal dan ketersediaan infrastruktur di daerah penyelenggara.
“Awalnya memang ingin menampilkan seluruh cabor, namun keterbatasan anggaran dan sarana prasarana membuat kami harus mengatur ulang format supaya kompetisi tetap berkualitas,” tambahnya.
Ia juga menegaskan bahwa pengurangan jumlah cabor bukan berarti mengurangi esensi POPDA sebagai ajang pembinaan atlet pelajar berprestasi.
“Kami tetap optimis POPDA tahun ini dapat menjadi wadah kompetisi yang mendorong lahirnya atlet potensial meskipun dengan jumlah cabang yang lebih selektif,” jelas Rasman.
Dispora berharap POPDA 2025 dapat berjalan sukses dan menjadi motivasi bagi seluruh pelajar di Kalimantan Timur untuk terus berprestasi di bidang olahraga. (Adv)









