Ideanews.co, Samarinda – Usulan pemindahan jalur angkutan hasil tambang dan sawit dari jalan umum ke jalur sungai yang diusulkan Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, mendapat respons positif dari DPRD Kaltim.
Namun, Anggota Komisi II DPRD, Firnadi Ikhsan, mengingatkan agar rencana ini tidak hanya sebatas wacana dan harus disertai kajian matang serta kesiapan infrastruktur.
“Kerusakan jalan akibat truk tambang dan sawit sudah lama menjadi masalah. Jalur sungai bisa jadi solusi, tapi harus ada persiapan serius dan kajian menyeluruh,” kata Firnadi, Jumat (11/07/2025).
Ia menilai pembatasan tonase dan jalur khusus sebelumnya kurang efektif karena pengawasan yang lemah. Oleh karena itu, alternatif jalur sungai perlu mendapat perhatian serius, termasuk soal dampak sosial terhadap masyarakat bantaran sungai dan kesiapan fasilitas pelabuhan serta pengaturan lalu lintas kapal.
“Bagaimana dampak ke warga di sepanjang sungai dan kesiapan pengaturan muat-bongkar harus jelas. Jangan hanya memindahkan beban tanpa solusi,” tegasnya.
Firnadi juga menyayangkan belum adanya pemaparan teknis resmi dari Pemprov maupun kesiapan pelaku industri terkait rencana ini. Ia meminta sinergi antara pemerintah, DPRD, dan sektor swasta agar kebijakan ini dapat terlaksana dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta menjaga kelestarian infrastruktur publik.
“Kebijakan harus fokus melindungi jalan umum dan kepentingan masyarakat, bukan hanya bisnis,” pungkas Firnadi. (Adv)









