Ideanews.co, Kukar – Program bantuan pendidikan melalui Beasiswa Indonesia Pintar (PIP) jalur aspirasi kembali dirasakan langsung oleh masyarakat di daerah terpencil. Kali ini, penyerahan beasiswa tersebut dilakukan di Desa Manamang Kiri, Kecamatan Muara Kaman, Kabupaten Kutai Kartanegara, pada Senin (3/11/2025).
Beasiswa ini merupakan aspirasi dari Anggota DPR RI Fraksi Gerindra, Budisatrio Djiwandono, yang disalurkan melalui Anggota DPRD Kukar, Hendra, S.T., M.T. serta didampingi oleh tenaga ahli bapak Budisatrio Djiwandono, Nasrullah.
Penyerahan beasiswa berlangsung dihadiri perwakilan pemerintah desa, Kepala Adat Manamang Kiri, serta Kepala Sekolah SDN 018 Manamang Kiri.
Desa Manamang Kiri dikenal sebagai wilayah paling utara di Kecamatan Muara Kaman dan berbatasan langsung dengan Kabupaten Kutai Timur. Untuk mencapai desa ini dibutuhkan waktu perjalanan sekitar empat jam dengan kondisi jalan yang masih terbatas.
Meski akses sulit, Hendra tetap hadir secara langsung untuk memastikan beasiswa diterima tanpa potongan dan tepat sasaran.
Ia menyampaikan bahwa ini merupakan kunjungan keduanya ke desa tersebut setelah sebelumnya melakukan reses beberapa bulan yang lalu.
“Saya ingin memastikan bahwa Beasiswa PIP Aspirasi dari Bapak Budisatrio Djiwandono benar-benar sampai ke tangan siswa yang berhak. Anak-anak di pelosok adalah yang paling perlu kita perhatikan agar mereka tidak kehilangan kesempatan untuk sekolah,” ujar Hendra.
Selain menyerahkan beasiswa, Hendra juga membagikan susu kepada siswa serta menyampaikan bahwa dirinya tengah mengupayakan agar program Makan Bergizi Gratis (MBG) segera diterapkan di SDN 018 Manamang Kiri.
Program tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah pusat dalam menekan angka stunting dan mendukung gizi anak sekolah.
Kepala Sekolah SDN 018 Manamang Kiri menyampaikan apresiasinya atas perhatian yang diberikan.
“Kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Bapak Hendra yang telah memfasilitasi siswa kami sehingga mendapatkan Beasiswa PIP Aspirasi dari Bapak Budisatrio Djiwandono. Semoga program ini terus berlanjut,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Kepala Adat Manamang Kiri. Ia menilai kehadiran wakil rakyat secara langsung ke desa mereka merupakan hal yang jarang terjadi.
“Kami sangat berterima kasih karena jarang sekali ada anggota dewan yang mau datang jauh-jauh ke sini. Selain menyerahkan beasiswa, kedatangan ini menjadi bentuk perhatian kepada anak-anak kami. Semoga kedepannya bisa terus berlanjut.” (Bey)









