Ideanews.co, Samarinda – Sapto Setyo Pramono menggelar kegiatan sosialisasi Peraturan Daerah Nomor 8 Tahun 2022 tentang Kepemudaan pada Sabtu (28/03/2026). Kegiatan ini menyasar kalangan generasi muda sebagai upaya memperkuat peran pemuda dalam pembangunan daerah.
Dalam kegiatan tersebut, turut hadir sebagai narasumber H. Murjani yang memberikan pemaparan terkait pentingnya peran organisasi kepemudaan dalam membangun karakter serta kontribusi sosial di tengah masyarakat.
Menariknya, selain dihadiri oleh pemuda dari berbagai latar belakang, kegiatan ini juga diikuti oleh komunitas ojek online (ojol) di Samarinda. Kehadiran mereka menjadi warna tersendiri dalam forum sosialisasi tersebut.
Sapto Setyo Pramono menegaskan bahwa pemuda, termasuk para pekerja sektor informal seperti ojol, memiliki peran strategis dalam pembangunan daerah.
“Perda ini bukan hanya mengatur, tetapi juga membuka ruang bagi pemuda untuk berkembang, berdaya saing, dan berkontribusi nyata bagi daerah. Termasuk teman-teman ojol, mereka adalah bagian dari pemuda produktif yang harus kita dorong agar terus maju,” ujar Sapto.
Ia juga berharap melalui sosialisasi ini, pemuda dapat memahami hak, kewajiban, serta peluang yang diatur dalam Perda Kepemudaan, sehingga mampu berperan aktif dalam pembangunan.


Sementara itu, H. Murjani menambahkan bahwa kolaborasi antara pemuda, organisasi, dan pemerintah menjadi kunci dalam menciptakan generasi yang produktif dan berdaya saing.
“Pemuda hari ini harus punya keberanian untuk terlibat, tidak hanya sebagai penonton. Organisasi seperti GP Ansor siap menjadi wadah untuk membangun karakter dan kepemimpinan generasi muda,” ungkapnya.
Kegiatan berlangsung interaktif dengan sesi diskusi dan tanya jawab, di mana para peserta, termasuk komunitas ojol, turut menyampaikan aspirasi dan pandangan mereka terkait peran pemuda di era saat ini.(Tim Redaksi)









