Stok Vaksin Rabies PPU Habis Sejak Agustus, Dinas Pertanian Ajukan Tambahan 3.000 Dosis

Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian PPU, Ristu Pramula. (Idnews)

Ideanews.co, Penajam – Persediaan vaksin rabies untuk hewan peliharaan di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) telah habis sejak Agustus 2026. Tingginya permintaan masyarakat membuat Dinas Pertanian PPU mengusulkan tambahan sekitar 3.000 dosis untuk memenuhi kebutuhan vaksinasi pada tahun berikutnya.

Sepanjang 2026, pemerintah daerah memperoleh alokasi sebanyak 1.000 dosis vaksin rabies. Seluruh persediaan tersebut telah digunakan untuk vaksinasi hewan yang berpotensi menularkan penyakit rabies, terutama anjing, kera, dan kucing peliharaan masyarakat.

Bacaan Lainnya

Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian PPU, Ristu Pramula, mengatakan permintaan vaksinasi masih terus berdatangan meskipun seluruh persediaan sudah tersalurkan.

“Tahun ini kami mendapatkan 1.000 dosis vaksin rabies dan semuanya sudah terealisasi. Sejak Agustus sudah 100 persen, sementara hewan peliharaan yang perlu divaksin masih cukup banyak,” katanya. Selasa, (3/11/2026).

Ristu menjelaskan, selama stok tersedia, petugas menjalankan pelayanan dengan sistem jemput bola ke lingkungan masyarakat. Pemilik hewan juga dapat mendatangi fasilitas pelayanan kesehatan hewan milik pemerintah daerah untuk memperoleh vaksinasi.

“Pelaksanaannya tetap jemput bola ke masyarakat. Kalau ada hewan yang belum terjangkau, pemilik bisa datang meminta vaksinasi, tetapi sekarang stok vaksinnya memang sudah habis,” paparnya.

Melihat tingginya kebutuhan tersebut, Dinas Pertanian mengajukan tambahan alokasi sebanyak 3.000 dosis untuk tahun anggaran berikutnya. Jumlah itu tiga kali lipat dibandingkan persediaan yang pemerintah daerah terima pada 2026.

“Masih banyak warga yang meminta vaksinasi, tetapi dosisnya sudah habis. Kami sebenarnya mengusulkan sekitar 3.000 dosis untuk tahun berikutnya, tentu realisasinya bergantung pada anggaran provinsi,” tegasnya.

Menurut Ristu, Kecamatan Penajam menjadi wilayah dengan permintaan vaksinasi paling tinggi. Tambahan alokasi nantinya diharapkan memperluas jangkauan pelayanan, terutama bagi pemilik hewan yang belum memperoleh vaksin.

Vaksinasi rabies berperan penting dalam melindungi kesehatan hewan sekaligus menekan risiko penularan kepada manusia. Karena itu, pemerintah daerah berharap dukungan tambahan persediaan dapat meningkatkan cakupan vaksinasi di seluruh wilayah PPU. (Adv/Nad)

Pos terkait

banner 868x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *