DLH PPU Optimalkan 12 Truk Pengangkut Sampah, Efisiensi BBM Jadi Prioritas

Penampakan armada pengangkut sampah. (Idnews).

Ideanews.co, Penajam – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mengoptimalkan operasional 12 armada pengangkut sampah untuk menjaga pelayanan kebersihan di seluruh kecamatan. Langkah ini dilakukan di tengah keterbatasan anggaran bahan bakar minyak (BBM), yang mengharuskan pengaturan penggunaan kendaraan agar pengangkutan sampah tetap berjalan efektif.

Kepala DLH PPU, Kuncoro, mengatakan saat ini terdapat 12 unit armada yang dioperasikan. Sementara itu, empat unit lainnya disiagakan atau tidak dijalankan untuk menyesuaikan kebijakan efisiensi bahan bakar.

Bacaan Lainnya

Ia menjelaskan, persoalan konsumsi BBM menjadi salah satu pertimbangan dalam pengaturan operasional kendaraan. Sebagian armada tidak menggunakan bahan bakar solar jenis Euro, sehingga enam unit kendaraan harus menggunakan BBM nonsubsidi. Kondisi tersebut membuat biaya operasional perlu diperhitungkan secara cermat agar pelayanan kebersihan tetap berjalan.

“Bagaimana kita melakukan efisiensi dengan harga saat ini Rp24 ribu dengan menggunakan Dexlite,” ujar Kuncoro, Selasa (13/10/2026).

Untuk menyiasati tingginya biaya bahan bakar, DLH PPU berupaya meningkatkan efektivitas perjalanan setiap kendaraan. Salah satu caranya dengan memaksimalkan ritase atau frekuensi perjalanan pengangkutan sampah dalam sehari.

Setiap truk ditargetkan mampu melakukan minimal tiga ritase per hari. Dengan pola tersebut, kapasitas pengangkutan diharapkan tetap optimal meskipun jumlah armada yang beroperasi dibatasi. Pengaturan rute dan perjalanan juga menjadi bagian penting agar pengangkutan dapat menjangkau lokasi pelayanan secara efektif.

Selain mengandalkan truk, DLH PPU turut memaksimalkan armada roda tiga atau yang dikenal sebagai kaisar. Kendaraan ini dinilai lebih hemat bahan bakar dan memiliki keunggulan dalam menjangkau kawasan permukiman dengan akses jalan sempit yang sulit dilalui truk berukuran besar.

“Kita memaksimalkan armada roda tiga (kaisar), karena irit BBM dan mudah masuk dalam lorong-lorong,” tutupnya.

Melalui pengaturan operasional dan pemanfaatan armada yang tersedia, DLH PPU berupaya menjaga kelancaran pengangkutan sampah di tengah tekanan biaya BBM. Efisiensi dilakukan tanpa mengabaikan kebutuhan pelayanan kebersihan masyarakat di wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara. (Adv/Nad)

Pos terkait

banner 868x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *