Ideanews.co, Kutai Timur – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) mendorong pemanfaatan teknologi asistif untuk membantu peserta didik penyandang disabilitas memperoleh layanan pendidikan yang setara. Kepala Disdikbud Kutim, Mulyono, menyampaikan hal tersebut saat membuka Seminar Nasional dalam rangka Hari Disabilitas Internasional (HDI) Kutim 2026 di Gedung Serba Guna Pusat Perkantoran Bukit Pelangi, Sangatta, Selasa (3/11/2026).
Seminar tersebut mengangkat tema “Transformasi Pembelajaran Inklusif: Implementasi Pembelajaran Mendalam melalui Teknologi Asistif dan Digitalisasi untuk Mewujudkan Pendidikan Bermutu bagi Semua”.
Dalam sambutannya, Mulyono menegaskan bahwa pendidikan merupakan hak dasar seluruh warga negara. Karena itu, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan perlu memastikan setiap anak memperoleh kesempatan belajar tanpa membedakan kondisi fisik, intelektual, sosial, maupun latar belakangnya.
Ia menilai setiap peserta didik memiliki potensi yang dapat berkembang apabila mendapat layanan pendidikan sesuai kebutuhan masing-masing.
“Disabilitas bukanlah penghalang bagi seseorang untuk memperoleh pendidikan dan mengembangkan kemampuannya. Justru menjadi tanggung jawab kita bersama untuk menghadirkan lingkungan pendidikan yang ramah, aman, nyaman, serta mampu mengakomodasi kebutuhan setiap peserta didik,” ujar Mulyono.
Lebih lanjut, ia menjelaskan teknologi asistif dapat membantu peserta didik menghadapi berbagai hambatan selama proses pembelajaran. Pemanfaatan teknologi tersebut juga diharapkan meningkatkan kemandirian sekaligus membuka akses lebih luas terhadap sumber belajar.
Ketua Panitia, Zamal, mengatakan seminar ini menjadi wujud kepedulian dan komitmen bersama untuk menghadirkan pendidikan inklusif yang berkualitas.
“Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam meningkatkan mutu pelayanan pendidikan serta memperkuat pemenuhan hak-hak peserta didik penyandang disabilitas di Kabupaten Kutai Timur,” ungkap Zamal.
Sebanyak 258 peserta mengikuti seminar tersebut. Mulyono kemudian secara resmi membuka kegiatan dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim. (Adv)









