Menteri PU Minta Proposal Khusus Jembatan Sungai Riko, Pemkab PPU Siapkan Dokumen

Bupati PPU, Mudyat Noor. (Idnews).

Ideanews.co, Penajam – Rencana pembangunan Jembatan Sungai Riko di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) kembali mendapat perhatian pemerintah pusat. Kementerian Pekerjaan Umum (PU) meminta Pemkab PPU menyiapkan proposal khusus sebagai tindak lanjut usulan pembangunan jembatan tersebut.

Bupati PPU, Mudyat Noor, mengatakan permintaan itu disampaikan setelah pemerintah daerah melakukan audiensi dengan Menteri PU di Jakarta, Rabu (7/10/2026).

Bacaan Lainnya

“Jadi di Kementerian PU yang pertama kita usulkan itu salah satunya Jembatan Sungai Riko,” ungkap Mudyat, Selasa (20/10/2026).

Menurutnya, pembangunan jembatan tersebut menjadi salah satu prioritas daerah untuk meningkatkan konektivitas antarwilayah sekaligus mendorong pemerataan pembangunan di Kabupaten PPU.

“Jadi kemarin Pak Menteri PU sendiri meminta kepada kami untuk membuat satu proposal khusus untuk Jembatan Riko,” jelasnya.

Menindaklanjuti arahan tersebut, jajaran Pemkab PPU kini menyiapkan dokumen yang dibutuhkan sebelum proposal kembali disampaikan kepada kementerian. Pemerintah daerah berharap usulan ini mendapat dukungan agar rencana pembangunan dapat berlanjut ke tahap berikutnya.

Mudyat menilai keberadaan Jembatan Sungai Riko memiliki arti penting bagi keterhubungan kawasan di PPU. Infrastruktur tersebut diharapkan memperluas akses transportasi, mempermudah mobilitas masyarakat, serta membuka peluang pengembangan wilayah yang selama ini terkendala konektivitas.

“Kalau Jembatan Riko terbuka, wilayah Penajam bisa terbuka, sehingga kemudian pembangunan bisa merata, jangan lagi berat sebelah,” ujarnya.

Terkait dokumen perencanaan teknis atau detail engineering design (DED), Mudyat menyebut dokumen lama masih dapat digunakan sebagai dasar. Kementerian PU nantinya dapat menyesuaikan perencanaan tersebut dengan kebutuhan pembangunan.

“DED yang lama enggak apa-apa tetap dipakai dan akan disesuaikan oleh Kementerian PU itu sendiri,” tuturnya.

Meski mendapat respons dari pemerintah pusat, pembangunan Jembatan Sungai Riko masih memerlukan penyelesaian administrasi, pembahasan teknis, serta kepastian pendanaan sebelum dapat direalisasikan. (Adv/Nad)

Pos terkait

banner 868x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *