Ideanews.co, Penajam – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) kembali mendorong perubahan fungsi Bandara VVIP Ibu Kota Nusantara (IKN) menjadi bandara komersial.
Bupati PPU Mudyat Noor mengatakan, usulan tersebut telah disampaikan melalui surat Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud kepada pemerintah pusat.
Menurutnya, pembukaan bandara untuk penerbangan komersial dapat dimulai secara bertahap, termasuk untuk mendukung penerbangan haji maupun penerbangan internasional.
“Kita juga sudah mengusulkan melalui surat Pak Gubernur juga untuk mengubah kemudian Bandara VVIP menjadi bandara komersial, minimal untuk haji dulu atau penerbangan internasional,” ungkapnya.
Ia mengatakan usulan tersebut sebelumnya juga telah dibahas bersama Kementerian Perhubungan RI. Pemerintah daerah kini masih menunggu perkembangan proses pembahasan di tingkat kementerian.
“Sudah direspons, mudah-mudahan kita lihat nanti proses di Kemenhub sampai di mana,” ujarnya.
Mudyat mengatakan, perubahan fungsi bandara tidak hanya membutuhkan keputusan pemerintah pusat, tetapi juga kesiapan sumber daya manusia di daerah.
Karena itu, Pemkab PPU telah menjalin kerja sama dengan Politeknik Penerbangan di Surabaya untuk menyiapkan tenaga kerja lokal.
Penjajakan kerja sama dilakukan Bupati Mudyat Noor melalui audiensi dengan jajaran Politeknik Penerbangan Surabaya, Kamis, 17 September 2026 lalu. Pertemuan diterima Wakil Direktur II Bidang Keuangan Politeknik Penerbangan Surabaya, Dr. Bambang Driyono, bersama sejumlah pejabat di lingkungan kampus.
“Politeknik bekeja sama dengan penerbangan yang ada di Surabaya supaya nanti tenaga-tenaga di luar yang teknis itu bisa nanti diambil dari orang-orang Penajam Paser Utara,” jelasnya.
Menurut Mudyat, penyiapan sumber daya manusia tersebut menjadi bagian dari dukungan pemerintah daerah terhadap rencana pengembangan fungsi bandara.
Pemkab PPU berharap pengembangan bandara nantinya tidak hanya membuka akses penerbangan, tetapi juga memberikan ruang bagi masyarakat lokal untuk terlibat dalam aktivitas yang tumbuh di sektor penerbangan.
Karena itu, pembahasan perubahan fungsi bandara VVIP IKN di berjalan bersamaan dengan persiapan sumber daya manusia yang dibutuhkan.
Diketahui, Bandara VVIP IKN dibangun dengan luas terminal VVIP 2.000 meter persegi dan terminal VIP 5.000 per segi serta runway sepanjang 3.000 x 485 meter, bandara ini berjarak sekitar 25 kilometer (km) dari Bandara Sepinggan, Balikpapan dan sekitar 107 km dari Bandara Samarinda. (Adv/Nad)









