Ideanews.co, Kutai Timur – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) membuka kesempatan beasiswa pendidikan bagi siswa dengan beragam latar belakang. Program ini tidak hanya menyasar peserta didik berprestasi secara akademik, tetapi juga anak-anak dari keluarga kurang mampu serta siswa penghafal Al-Qur’an.
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutim mengelola program tersebut untuk jenjang sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP). Melalui tiga kategori penerima, pemerintah daerah berupaya memberikan dukungan pendidikan sesuai potensi dan kondisi masing-masing siswa.
Kepala Disdikbud Kutim, Mulyono, menjelaskan bahwa pemerintah menyiapkan jalur beasiswa untuk siswa berprestasi, peserta didik dari keluarga dengan keterbatasan ekonomi, serta penghafal Al-Qur’an atau hafiz. Jumat, (6/11/2026).
“Pemberian beasiswa ini memiliki beberapa sasaran. Kami tidak hanya melihat kemampuan akademik siswa, tetapi juga memberikan perhatian kepada anak-anak yang membutuhkan dukungan ekonomi dan mereka yang memiliki kemampuan menghafal Al-Qur’an,” ungkap Mulyono.
Menurutnya, pembagian kategori tersebut membuka peluang lebih luas bagi siswa untuk mendapatkan bantuan pendidikan. Pemerintah tidak hanya mempertimbangkan nilai akademik, tetapi juga memperhatikan kondisi ekonomi dan kemampuan keagamaan peserta didik.
Melalui jalur prestasi, pemerintah memberikan penghargaan kepada siswa atas pencapaian mereka di bidang pendidikan. Sementara itu, jalur kurang mampu membantu anak-anak dari keluarga dengan keterbatasan ekonomi agar tetap dapat melanjutkan pendidikan. Adapun kategori hafiz menjadi bentuk perhatian terhadap kemampuan siswa dalam bidang keagamaan.
Mulyono juga menjelaskan pembagian kewenangan pengelolaan beasiswa berdasarkan jenjang pendidikan. Disdikbud Kutim menangani bantuan bagi siswa SD dan SMP, sedangkan beasiswa untuk pelajar SMA hingga mahasiswa perguruan tinggi berada di bawah pengelolaan bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra).
“Untuk pembagian kewenangannya, kami menangani beasiswa SD dan SMP. Sedangkan jenjang SMA sampai perguruan tinggi berada di bagian Kesra,” jelasnya.
Ia berharap program tersebut dapat membantu masyarakat sekaligus menjaga keberlanjutan pendidikan anak-anak di Kutim. Pemerintah juga berharap dukungan ini mendorong siswa terus belajar, mengembangkan potensi, dan meraih kesempatan pendidikan yang lebih baik. (Adv)









