Penguatan Demokrasi Daerah ke-4: Tata Ruang Berkelanjutan Jadi Fokus Pembangunan Kaltim

Ir. Sapto Setyo Pramono, S.ST., M.T., IPU., Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Timur.

Ideanews.co, SamarindaIr. Sapto Setyo Pramono, S.ST., M.T., IPU., Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Timur menggelar Penguatan Demokrasi Daerah ke-4 yang mengangkat tema “Tata Ruang Berkelanjutan untuk Masa Depan Pembangunan Daerah”. Sabtu, (9/05/2026).

Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Kota Samarinda, Dana Adi Sukma dan Rio Udaya.

Read More

Dalam forum tersebut, pembahasan difokuskan pada pentingnya perencanaan tata ruang yang berkelanjutan di tengah pesatnya pembangunan daerah dan tantangan urbanisasi di Kalimantan Timur. Selain itu, agenda ini juga menjadi ruang dialog antara masyarakat, akademisi, dan praktisi teknik untuk memperkuat sinergi pembangunan yang berpihak pada lingkungan dan kepentingan masyarakat luas.

Ir. Sapto Setyo Pramono menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak boleh hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi semata, tetapi juga harus memperhatikan keseimbangan lingkungan dan keberlanjutan jangka panjang.

“Tata ruang yang baik adalah fondasi pembangunan daerah. Jika dirancang secara berkelanjutan, maka generasi mendatang akan merasakan manfaatnya, baik dari sisi ekonomi, lingkungan, maupun kualitas hidup masyarakat,” ujar Sapto.

Sementara itu, narasumber dari PII Kota Samarinda, Dana Adi Sukma dan Rio Udaya, menyoroti pentingnya keterlibatan tenaga ahli dan masyarakat dalam proses penyusunan kebijakan tata ruang agar pembangunan daerah berjalan lebih terarah dan minim konflik pemanfaatan lahan.

Melalui agenda ini, diharapkan lahir gagasan dan rekomendasi strategis yang dapat menjadi masukan bagi pemerintah daerah dalam mewujudkan pembangunan Kalimantan Timur yang inklusif, modern, dan berkelanjutan. (Tim Redaksi)

Related posts

banner 868x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *