PPU Perkuat Deteksi Dini Karhutla, Bupati Mudyat Minta Warga Tak Diam Jika Lihat Asap

Bupati Penajam paser Utara (PPU), Mudyat Noor. (Ist)

Ideanews.co, Penajam Paser Utara Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) memperkuat sistem deteksi dini untuk mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di tengah kondisi kemarau.

Penguatan kesiapsiagaan tidak hanya dilakukan di tingkat kabupaten, tetapi juga hingga kecamatan, desa, dan kelurahan. Kecepatan informasi dinilai menjadi kunci agar potensi kebakaran dapat ditangani sebelum meluas.

Read More

Bupati PPU Mudyat Noor meminta masyarakat segera melaporkan jika menemukan titik api, kepulan asap, maupun indikasi lain yang berpotensi memicu karhutla.

“Apel kemarin itu juga bagian dari bentuk kesiapsiagaan dan komitmen kita bersama dalam mencegah serta menghadapi potensi karhutla di Kabupaten PPU,” kata Mudyat, Rabu (2/9/2026).

Menurutnya, penanganan karhutla membutuhkan koordinasi lintas sektor. Pemerintah daerah, TNI, Polri, BPBD, pemadam kebakaran, Satpol PP, Dinas Pertanian hingga pemerintah kecamatan dan desa harus bergerak dalam satu sistem.

Masyarakat juga memiliki peran penting karena berada paling dekat dengan kawasan rawan kebakaran. Laporan warga yang cepat dapat membantu petugas melakukan pengecekan dan penanganan sejak dini.

“Kesiapsiagaan dan koordinasi sangat penting agar ketika terjadi kebakaran, penanganannya bisa dilakukan secepat mungkin,” ujarnya.

Karhutla tidak hanya mengancam lingkungan dan vegetasi, tetapi juga dapat mengganggu kesehatan, aktivitas warga, hingga perekonomian. Karena itu, kesiapan menghadapi karhutla harus dilakukan sebelum bencana terjadi.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan salat Istisqa sebagai ikhtiar dan doa bersama agar masyarakat PPU diberikan perlindungan serta kondisi kemarau segera berakhir. (Tim Redaksi)

Related posts

banner 868x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *