PPU Siapkan Rp5,7 Miliar Hadapi Porprov Kaltim, Bonus Atlet Menyusul

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) PPU, Muhtar. (Idnews)

Ideanews.co, Penajam – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menyiapkan anggaran sekitar Rp5,7 miliar untuk mendukung keberangkatan dan kebutuhan 1.050 anggota kontingen pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII Kalimantan Timur 2026. Anggaran tersebut mencakup kebutuhan atlet hingga personel pendukung selama mengikuti kejuaraan.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) PPU, Muhtar, mengatakan kontingen PPU terdiri atas sekitar 800 atlet. Sementara itu, anggota lainnya meliputi ofisial, manajer, pelatih, serta personel pendukung yang membantu kelancaran keikutsertaan daerah dalam ajang tersebut.

Bacaan Lainnya

“Harus dicukup-cukupi. Karena memang anggaran yang tersedia Rp5,7 miliar, jadi harus dioptimalkan. Kalau ada kekurangan, ya tidak terlalu banyaklah,” ungkapnya, Jumat (23/10/2026).

Saat ini, Disdikpora PPU mulai menyiapkan berbagai kebutuhan kontingen, termasuk pengadaan perlengkapan. Kebutuhan tersebut meliputi jersei, seragam defile, pakaian latihan, topi, tas, dan sepatu. Selain perlengkapan, anggaran juga digunakan untuk membiayai transportasi, penginapan, konsumsi, serta uang saku anggota kontingen.

Porprov VIII Kaltim dijadwalkan berlangsung pada 14–27 November 2026 di Kabupaten Paser. Sebanyak 64 cabang olahraga akan dipertandingkan dalam kompetisi olahraga tingkat provinsi tersebut, dengan target mendorong prestasi atlet sekaligus mengharumkan nama daerah.

Di sisi lain, pemerintah daerah masih mengkaji besaran bonus bagi atlet yang berhasil meraih medali. Muhtar menjelaskan, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) PPU telah mengusulkan nominal bonus kepada pimpinan daerah, tetapi keputusan akhir belum ditetapkan.

“Insyaallah ada, besarannya belum,” ujarnya.

Muhtar menambahkan, pemerintah daerah turut membandingkan besaran bonus yang diberikan kabupaten dan kota lain di Kalimantan Timur. Pertimbangan tersebut diperlukan agar pemberian bonus tetap sesuai dengan kemampuan keuangan daerah pada 2027.

“Belum tahu, kita lagi cari mana yang sesuai dengan anggaran kita,” tutupnya. (Adv/Nad)

Pos terkait

banner 868x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *