Bapelitbang PPU Bidik Predikat Kabupaten Sangat Inovatif

Sekretaris Bapelitbang PPU, Arif Afandi. (Idnews)

Ideanews.co, Penajam – Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan (Bapelitbang) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mendorong seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) meningkatkan kualitas inovasi untuk mendongkrak penilaian inovasi daerah. Setelah dua tahun bertahan pada predikat Kabupaten Inovatif, PPU kini membidik kategori Kabupaten Sangat Inovatif.

Sekretaris Bapelitbang PPU, Arif Afandi, mengatakan peningkatan predikat tersebut membutuhkan inovasi yang tidak hanya sebatas gagasan atau program baru, tetapi juga diterapkan secara berkelanjutan dalam pelaksanaan tugas dan pelayanan kepada masyarakat, Jumat, (23/10/2026).

Bacaan Lainnya

“Dua tahun terakhir PPU masuk kategori kabupaten inovatif. Sekarang kami berupaya agar bisa naik menjadi sangat inovatif. Nilai untuk kategori sangat inovatif itu di atas 75,” katanya.

Menurut Arif, perangkat daerah perlu menjadikan inovasi sebagai bagian dari pekerjaan sehari-hari, bukan sekadar program yang disiapkan saat penilaian berlangsung. Semakin banyak OPD yang mengembangkan inovasi berkualitas, semakin besar peluang PPU meningkatkan nilai indeks inovasi daerah.

Penilaian indeks inovasi daerah dilakukan setiap tahun oleh Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri. Karena itu, pengembangan inovasi perlu terus diperkuat agar tidak hanya memenuhi aspek penilaian, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Upaya tersebut turut didukung melalui ajang Inovasi Daerah (Inovda) yang mencakup OPD, sekolah dasar (SD), dan puskesmas. Kompetisi ini diarahkan pada pengembangan inovasi di lingkungan pemerintahan serta pelayanan dasar, khususnya bidang pendidikan dan kesehatan.

Tahun ini, sekitar 30 inovasi telah diusulkan untuk mengikuti Inovda. Dari jumlah tersebut, sekitar 14 inovasi lolos proses penilaian.

Arif menjelaskan, terdapat tiga kategori dalam kompetisi tersebut, yakni Inisial untuk inovasi baru yang berjalan pada tahun berjalan, Ongoing untuk inovasi yang telah berjalan minimal dua tahun, serta Mature untuk inovasi yang sudah matang dan tinggal disempurnakan.

Penyelenggara juga tidak membatasi jumlah usulan inovasi dari setiap peserta. Dengan demikian, perangkat daerah maupun unit pelayanan memiliki kesempatan untuk mengajukan berbagai terobosan sesuai kebutuhan masing-masing.

Sementara itu, penyerahan hadiah bagi para pemenang Inovda masih menunggu agenda Perubahan APBD. Bapelitbang PPU memperkirakan kegiatan tersebut dapat dilaksanakan pada November atau Desember mendatang.

“Untuk penyerahan hadiah dan seremonialnya masih menunggu agenda Perubahan APBD, kemungkinan kita agendakan di bulan November atau Desember,” tandasnya. (Adv/Nad)

Pos terkait

banner 868x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *