Ideanews.co, Penajam – Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan (Bapelitbang) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mendorong kolaborasi dengan Dinas Pertanian untuk mengoptimalkan pemanfaatan teknologi modern dalam kegiatan produksi pertanian. Langkah ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah mengembangkan sistem pertanian berbasis teknologi atau smart farming di Benuo Taka.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bapelitbang PPU, Ade Rianto Embongbulan, mengatakan penggunaan peralatan pertanian modern perlu diarahkan agar memberikan manfaat nyata bagi peningkatan produktivitas petani. Hal tersebut menjadi perhatian seiring adanya bantuan perangkat pertanian modern dari pemerintah pusat, termasuk drone pertanian.
“Kita berupaya berkolaborasi dengan Dinas Pertanian untuk meningkatkan efektivitas produksi pertanian agar alat-alat baru ini memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan pertanian di Kabupaten Penajam Paser Utara menuju smart farming,” ungkapnya, Jumat (23/10/2026).
Menurut Ade, modernisasi pertanian tidak cukup hanya dengan menyediakan peralatan canggih. Pemerintah juga perlu memastikan petani dapat memanfaatkan teknologi tersebut secara efektif sesuai kebutuhan dan kondisi di lapangan.
Pemanfaatan teknologi yang tepat diharapkan mampu membantu petani menjalankan kegiatan produksi secara lebih efisien. Selain itu, penggunaan peralatan modern berpeluang mendukung pengelolaan lahan dan pemantauan tanaman sehingga petani dapat menentukan langkah yang sesuai dengan kondisi pertanian.
Dari sisi perencanaan pembangunan, Bapelitbang PPU mendorong agar penerapan teknologi pertanian selaras dengan kebutuhan sektor pertanian daerah. Karena itu, koordinasi dengan Dinas Pertanian menjadi penting untuk memastikan pemanfaatan bantuan teknologi berjalan optimal dan mendukung program pembangunan yang telah direncanakan.
Kolaborasi kedua perangkat daerah tersebut diharapkan memperkuat pengembangan pertanian modern di PPU. Melalui pemanfaatan teknologi yang tepat sasaran, pemerintah daerah ingin mendorong peningkatan hasil produksi sekaligus membangun sektor pertanian yang lebih efisien, produktif, dan berdaya saing.(Adv/Nad)









