Ideanews.co, Penajam – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) berencana mengusulkan penambahan dua unit mobil perpustakaan keliling (pusling) kepada Perpustakaan Nasional (Perpusnas). Usulan ini disiapkan untuk memperluas jangkauan layanan literasi, khususnya bagi pelajar di sekolah-sekolah yang lokasinya jauh dari pusat layanan perpustakaan.
Kepala Dispusip PPU, Fatmawati, mengatakan keberadaan perpustakaan keliling menjadi salah satu upaya untuk mendekatkan akses buku bacaan kepada siswa dan masyarakat. Namun, saat ini layanan tersebut masih mengandalkan satu unit kendaraan yang telah lama digunakan.
“Pusling itu kan sebenarnya mobil satu-satunya, sudah lama gitu ya. Nah, kemarin kami juga mengusulkan bantuan lagi dari Perpusnas untuk menambah mobil Pusling, karena kan kita jangkauannya jauh-jauh,” ujar Fatmawati, Minggu (11/10/2026).
Menurutnya, penambahan armada diperlukan agar pelayanan dapat menjangkau lebih banyak sekolah dan wilayah di PPU. Dengan dukungan kendaraan tambahan, kegiatan kunjungan perpustakaan keliling diharapkan bisa dilakukan lebih optimal, sehingga semakin banyak pelajar memperoleh kesempatan mengakses bahan bacaan.
Fatmawati berharap pemerintah pusat dapat merealisasikan usulan tersebut dengan memberikan dua unit kendaraan baru. Meski demikian, pihaknya masih menunggu tindak lanjut dan kepastian dari Perpusnas terkait permohonan bantuan yang telah diajukan.
“Ya dua unit lah kita dikasih kalau boleh,” lanjutnya.
Ia menegaskan, keterbatasan kendaraan tidak menghentikan pelayanan perpustakaan keliling. Hingga saat ini, mobil pusling yang tersedia masih aktif mendatangi sekolah-sekolah dan mendapat respons cukup baik dari para pembaca.
Selain memastikan layanan tetap berjalan, Dispusip PPU juga memperhatikan kebutuhan operasional kendaraan, terutama bahan bakar minyak (BBM). Fatmawati menyebut persediaan BBM untuk mendukung kegiatan pusling di wilayah Penajam masih mencukupi hingga akhir tahun.
“Sampai hari ini aktif. Kalau BBM aman, karena kalau untuk daerah Penajam memang BBM doang,” tutupnya.
Melalui penambahan armada yang diusulkan, Dispusip PPU berharap layanan perpustakaan keliling dapat menjangkau lebih banyak sekolah dan masyarakat. Upaya tersebut sekaligus menjadi bagian dari penguatan budaya membaca dan peningkatan akses literasi di Kabupaten PPU. (Adv/Nad)









