Ideanews.co, Penajam – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur, memprioritaskan sektor peternakan dan perhotelan untuk menarik investor. Kedua proyek tersebut masuk dalam daftar potensi investasi daerah yang telah melalui kajian awal dan memiliki kejelasan lahan.
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) PPU, Amrullah, mengatakan pemerintah daerah telah mengidentifikasi lima potensi investasi melalui skema Investment Project Ready to Offer (IPRO).
“Ada lima potensi investasi yang kita masukkan di IPRO,” ungkap Amrullah. Jumat, (16/10/2026).
Dari lima potensi tersebut, pemerintah daerah memilih proyek peternakan dan perhotelan sebagai prioritas promosi. Kedua sektor itu juga telah masuk dalam presentasi potensi investasi daerah di hadapan Bank Indonesia (BI).
“Ada dua, terkait yang peternakan, terus kedua perhotelan yang di Kecamatan Penajam,” jelasnya.
Untuk sektor peternakan, Pemkab PPU menyiapkan lokasi di Kelurahan Sotek. Sementara itu, rencana pengembangan perhotelan menyasar kawasan sekitar akses menuju Perumahan Korpri Sungai Parit dan rumah jabatan Bupati PPU.
Menurut Amrullah, kajian awal dan kejelasan lahan menjadi modal penting untuk menawarkan kedua proyek tersebut kepada calon investor. Dengan informasi itu, investor dapat mempelajari lokasi dan peluang usaha sebelum membahas rencana penanaman modal lebih lanjut.
Selain menyiapkan dokumen pendukung, DPMPTSP PPU juga memperluas promosi melalui forum investasi tingkat Provinsi Kalimantan Timur. Salah satu agenda yang menjadi sasaran ialah Mahakam Investment Forum.
Forum tersebut menjadi kesempatan bagi pemerintah daerah untuk memperkenalkan potensi usaha sekaligus menjalin komunikasi dengan calon penanam modal.
“Nah, itu yang sering kita tawarkan kalau ada momen-momen kegiatan, contohnya ini Mahakam Investment Forum yang dilakukan di minggu depan di provinsi,” katanya.
Melalui promosi berkelanjutan, Pemkab PPU berharap investor semakin mengenal peluang usaha di daerah. Pemerintah daerah juga menargetkan penawaran kedua proyek tersebut dapat berlanjut ke pembahasan teknis dan rencana investasi yang konkret. (Adv/Nad)









