Satu Tambang di Berau Resmi Tutup Agustus Ini, Seluruh Karyawan Terancam PHK

Salah satu tambang di Kabupaten Berau. (Doc ist)

Ideanews.co, Berau Gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) di sektor pertambangan Kabupaten Berau diperkirakan belum berakhir. Setelah ribuan pekerja kehilangan mata pencaharian sejak akhir 2025, satu perusahaan tambang dijadwalkan menghentikan seluruh aktivitas operasionalnya pada Agustus 2026 dan akan melakukan PHK terhadap seluruh karyawan.

Kepala Bidang Hubungan Industrial Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Berau, Soni Perianda, mengungkapkan bahwa PHK pada Agustus ini tidak sebesar gelombang sebelumnya. Namun, seluruh pekerja di perusahaan yang akan menghentikan operasional dipastikan terdampak.

Read More

“Memang di Agustus ini ada satu perusahaan yang akan tutup. Seluruh karyawannya akan di-PHK. Sebelumnya perusahaan tersebut sudah melakukan PHK secara bertahap,” ujar Soni, dikutip dari Tribun Kaltim, Selasa (4/8/2026).

Data Disnakertrans Berau menunjukkan sebanyak 1.587 pekerja telah terkena PHK dalam periode Desember 2025 hingga Mei 2026. Sebagian besar berasal dari sektor pertambangan, sementara sektor perkebunan menyusul dengan kasus yang mayoritas dipicu persoalan internal atau personal.

Meski demikian, pemerintah daerah memastikan perusahaan yang menghentikan operasional tetap berkewajiban memenuhi hak-hak pekerja, termasuk pembayaran pesangon sesuai ketentuan.

Soni menyebut hingga saat ini Disnakertrans belum menerima laporan adanya perusahaan yang mengabaikan kewajiban pembayaran pesangon kepada pekerja yang terdampak PHK.

Pemerintah juga terus melakukan pemantauan terhadap perusahaan-perusahaan yang melakukan efisiensi maupun penghentian operasional agar hak tenaga kerja tetap terlindungi. (Tim Redaksi)

Related posts

banner 868x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *