Ideanews.co, Penajam Paser Utara – Dinas Pertanian Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menyatakan dukungannya terhadap rencana pemanfaatan sumber air untuk menunjang peningkatan produksi pertanian. Namun, pemanfaatan tersebut dinilai harus didahului dengan pengujian kualitas air di laboratorium.
Kabid Tanaman Pangan dan Hortikultura Dinas Pertanian PPU, Gunawan, mengatakan pemanfaatan sumber daya air merupakan langkah positif dalam mengoptimalkan potensi daerah sekaligus mendorong peningkatan produksi pertanian.
“Kalau saya sendiri sebenarnya sangat mendukung karena pada prinsipnya hal ini untuk pengelolaan potensi sumber daya. Kemudian untuk memaksimalkan produksi kita,” ujar Gunawan usai mengikuti Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama DPRD, Selasa (7/9).
Meski mendukung, Gunawan menegaskan aspek kualitas air tidak boleh diabaikan. Menurutnya, kondisi air tidak dapat hanya dinilai berdasarkan pengamatan di lapangan, tetapi harus dibuktikan melalui pemeriksaan laboratorium.
Uji laboratorium diperlukan untuk memastikan karakteristik dan kandungan air, termasuk menentukan apakah sumber air tersebut layak digunakan untuk kebutuhan pertanian maupun sebagai bahan baku air minum.
“Namun demikian barangkali perlu uji laboratorium. Uji laboratorium ini menunjukkan bahwasanya kondisi air kita ini layak enggak untuk lahan pertanian ataupun untuk air baku air minum,” jelasnya.
Gunawan menambahkan, pemerintah daerah sebelumnya telah membahas rencana pemanfaatan sumber air tersebut. Bahkan, rapat terkait persoalan itu telah digelar pada Senin lalu.
“Iya, sudah ada pembicaraan itu. Ingat saya hari Senin kemarin sudah ada rapat,” katanya.
Namun, pembahasan tersebut masih berada pada tahap awal. Aspek teknis mengenai pola pemanfaatan, kelayakan, hingga langkah lanjutan belum dibahas secara mendalam.
“Namun demikian, rapat tersebut belum secara detail untuk dibahas,” pungkasnya. (Tim Redaksi)









