Ideanews.co, Samarinda – Program sosial Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur seperti insentif guru swasta dan perjalanan religi bagi petugas rumah ibadah mendapat dukungan dari DPRD Kaltim. Namun, para legislator juga mengingatkan pentingnya keberlanjutan program dan alokasi anggaran yang konsisten.
Salehuddin, Sekretaris Komisi I DPRD Kaltim, menilai pemberian insentif bagi guru swasta merupakan langkah awal menuju keadilan kesejahteraan. Namun, ia menegaskan, program ini harus menjadi bagian dari kebijakan jangka panjang.
“Jangan cuma jadi program sesaat yang populis. Harus ada keberlanjutan dan perluasan penerima manfaat,” ujarnya.
Sementara itu, Firnadi Ikhsan dari Komisi II menilai program Gratispol dan Jospol sudah tepat sasaran. Namun ia menekankan, realisasi program sosial semacam ini sangat bergantung pada kondisi fiskal daerah.
“Kalau PAD kita terus tumbuh, maka ruang fiskal untuk program sosial seperti ini juga akan semakin besar,” ucap Firnadi.
Keduanya mendorong Pemprov untuk mengawal keberlanjutan program-program tersebut melalui evaluasi berkala dan penguatan regulasi berbasis data kebutuhan masyarakat. (Adv)









